Krishand Payroll 5.0.2 / PPh 21 7.0.2 vs Krishand Payroll 5.0.3 / PPh 21 7.0.3

 

 

Dari perbandingan di atas baik Krishand Payroll 5.0.3 & Krishand PPh 21 7.0.3 dikarenakan perhitungan ulang baru dilakukan di bulan terakhir pegawai menerima penghasilan pada tahun berjalan maka akan ada nilai pengembalian atau pemotongan PPh 21 yang cukup besar di bulan tersebut (bulan Desember 2020).

 

Kondisi apa saja yang dapat mengakibatkan kekurangan PPh 21 dengan nilai yang cukup besar di bulan Desember / di bulan terakhir pegawai menerima penghasilan :

  1. Selama Periode PPh 21 Ditanggung Perusahaan (DTP) berlangsung, pegawai mendapatkan bonus beberapa kali atau mendapatkan bonus dengan nilai yang cukup besar ( misalnya 3x atau lebih dari gajinya).

 

Contoh seperti gambar di bawah :

Hal tersebut terjadi karena ada perbedaan perhitungan PPh 21 selama masa PPh 21 DTP berlangsung. Pemberian Bonus & THR berada di masa berlangsungnya PPh 21 DTP. Dari contoh gambar di atas sesuai dengan kondisinya, PPh 21 DTP berlangsung bulan April sd Desember 2020 maka pada bulan Januari sd Maret 2020 sistem menghitung dari penghasilan akumulasi sedangkan bulan April sd November 2020 sistem menghitung hanya berdasarkan penghasilan dari masing - masing bulan tersebut dan pada bulan Desember 2020 sistem menghitung ulang kembali dari semua penghasilan dari bulan Januari 2020.

 

Kondisi apa saja yang dapat mengakibatkan kelebihan PPh 21 :

  1. Adanya penurunan penghasilan selama masa PPh 21 DTP berlangsung.

 

 

Oleh karena itu, kami sarankan lakukan rekonsiliasi (Januari sd bulan terakhir) lebih awal dan melihat estimasi kelebihan/kekurangan PPh 21 sebelum memulai penggajian bulan November 2020.

Apa saja yang harus dilakuan dalam tahap rekonsiliasi yang dimaksud?

Krishand Payroll :

  1. Pastikan data penggajian yang ada di dalam Krishand sudah sesuai dengan yang dibayarkan ke karyawan.
  2. Pastikan data BPJS Ketenagakerjaan / Jamsostek & BPJS Kesehatan yang ada di dalam Krishand sudah sesuai dengan yang dibayarkan ke 2 instansi tersebut.
  3. Pastikan data SPT Masa PPh 21/26 & data Realisasi PPh 21 DTP yang ada di dalam Krishand sudah sesuai dengan yang dilaporkan.

Krishand PPh 21 :

  1. Pastikan data Bruto yang ada di dalam menu Penghasilan Bulanan sudah sesuai dengan yang seharusnya.
  2. Pastikan data SPT Masa PPh 21/26 & data Realisasi PPh 21 DTP yang ada di dalam Krishand sudah sesuai dengan yang dilaporkan.

 

Setelah rekonsiliasi dilakukan, lakukan langkah - langkah di bawah untuk mengetahui nilai kurang / kelebihan potong PPh 21 selama PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) berlangsung :

Krishand Payroll :

  • Cek lokasi database Krishand Payroll 5.0.3 dari menu Pemeliharaan Sistem - Koneksi Database. Setelah mengetahui lokasi database, buka lokasi database tersebut dari My Computer / File Explorer lalu buat folder baru di lokasi tersebut. Misalnya : Simulasi.

  • Copy database Krishand Payroll 5.0.3 (paydat2020.mdb) ke folder baru tersebut.

 


 

  • Ubah koneksi database yang sedang di akses oleh sistem ke folder yang baru dari menu Pemeliharaan Sistem - Koneksi Database lalu klik Refresh. Kemudian ubah ke folder yang baru (Contoh : Simulasi)

 

 

  • Pastikan sistem sudah mengakses database yang ada di folder yang baru dibuat. Setelah itu, masuk ke menu Setup Awal - Setup Periode. Pada kolom Hitung PPh DTP hilangkan semua centang yang ada di kolom tersebut. Untuk kolom PPh Dipot Dari Peg, pastikan semua sudah tercentang dari periode 202001 sd periode terakhir penggajian (Contoh : penggajian terakhir di bulan Oktober 2020, maka PPh Dipot Dari Peg harus tercentang dari periode 202001 sd 202010). Lalu klik Close.

 


 

  • Pada Menu Utama, klik Proses Tutup/Buka Periode lalu klik Buka. Ubah periode ke periode 202001, kemudian klik Process.

 


 

  • Setelah Proses Buka berhasil, ubah Jenis Proses menjadi Tutup dan ubah periodenya ke periode terakhir penggajian pada saat melakukan simulasi (Contoh : penggajian terakhir di bulan Oktober 2020, maka ubah periodenya ke periode 202010). Lalu klik Process.

 


 

  • Setelah Proses Tutup selesai, klik menu PPh 21 Bulanan - Perbandingan Nilai PPh 21. Pada menu Perbandingan PPh Aktual, PPh Dilaporkan, PPh Dipotong ubah bulan menjadi Semua Bulan. Perhatikan kolom Selisih (A-B) dan Selisih (A-C). Dari kolom tersebut akan terlihat kekurangan atau kelebihan potong PPh 21.

 


 

Krishand PPh 21 :

  • Cek lokasi database Krishand PPh 21 7.0.3 dari menu Pemeliharaan Sistem - Koneksi Database. Setelah mengetahui lokasi database, buka lokasi database tersebut dari My Computer / File Explorer lalu buat folder baru dilokasi tersebut. Misalnya : Simulasi

  • Copy database Krishand PPh 21 7.0.3 (PPh2020.mdb) ke folder baru tersebut.


  • Ubah koneksi database yang sedang di akses oleh sistem ke folder yang baru dari menu Pemeliharaan Sistem - Koneksi Database lalu klik Refresh. Kemudian ubah ke folder yang baru (Contoh : Simulasi)


  • Pastikan sistem sudah mengakses database yang ada di folder yang baru. Setelah itu, pada Menu Utama, klik Proses Perhitungan PPh 21, lalu klik Buka di bagian Jenis Proses. Kemudian ubah periode pada Pilih Periode menjadi 202001, lalu klik tombol Process. Setelah proses buka berhasil, klik tombol Close.


  • Pada Menu Utama, klik Setup Awal - Setup Periode/UMP. Pada Setup Periode/UMP, hilangkan semua centang yang ada di kolom Hitung PPh DTP. Lalu klik tombol Close.


  • Lakukan proses tutup kembali sampai periode terakhir (Contoh : 202010). Pada Menu Utama, klik Proses Perhitungan PPh 21, lalu klik Tutup di bagian Jenis Proses. Kemudian ubah periode pada Pilih Periode menjadi 202010, lalu klik tombol Process. Setelah proses tutup berhasil, klik tombol Close.


  • Setelah Proses Tutup selesai, pada Menu Utama, klik SPT Masa PPh Pasal 21/26. Pastikan berada di SPT Masa bulan terakhir (Contoh : Oktober). Lalu klik tab Akumulasi 1721-1. Perhatikan kolom Selisih PPh. Dari kolom tersebut akan terlihat kekurangan atau kelebihan PPh 21.


 

Mengapa hal diatas perlu dilakukan lebih awal?

Hal tersebut perlu dilakukan agar perusahaan dapat prepare jika terjadi kelebihan atau kekurangan PPh 21 yang cukup besar di akhir tahun. Jika nilai kelebihan potong cukup besar maka dapat mulai melakukan pengurangan PPh 21 yang dibayarkan ke pemerintah dari bulan November 2020. Jika nilai kekurangan potong cukup besar maka dapat mulai melakukan penyicilan potongan ke karyawan dari bulan November 2020.

 

 

Semoga Bermanfaat