Bagaimana Cara Penyettingan Terkait Perubahan Batas Upah Tertinggi Jaminan Pensiun ?


Menindaklanjuti ketentuan PP Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun Pasal 29 ayat 3 mengenai Besaran Upah Tertinggi yang akan berubah setiap tahunnya menyesuaikan tingkat inflasi umum tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2026, sesuai Surat Edaran No : B/3307/022026 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Salemba tentang Ketentuan Batasan Upah dan Manfaat Jaminan Pensiun (JP) Tahun 2026 yang mulai berlaku pada bulan Maret 2026. Besar batas upah tertinggi sebelumnya sebesar Rp. 10.547.400,- berubah menjadi Rp. 11.086.300,-.

Untuk tahun 2025, sesuai Surat Edaran No : B/1758/022025 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Juanda Surabaya tentang Ketentuan Batasan Upah dan Manfaat Jaminan Pensiun (JP) Tahun 2025 yang mulai berlaku pada bulan Maret 2025. Besar batas upah tertinggi sebelumnya sebesar Rp. 10.042.300,- berubah menjadi Rp. 10.547.400,-.

Untuk tahun 2024, sesuai Surat Edaran No : B/141/022004 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Karawang tentang Ketentuan Batasan Upah dan Manfaat Jaminan Pensiun (JP) Tahun 2024 yang mulai berlaku pada bulan Maret 2024. Besar batas upah tertinggi sebelumnya sebesar Rp. 9.559.600,- berubah menjadi Rp. 10.042.300,-. 

Untuk tahun 2023, sesuai Surat Edaran No : B/1374/022023 dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Selatan tentang Batasan Upah Jaminan Pensiun Tahun 2023 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 9.077.600,- menjadi Rp. 9.559.600,- yang berlaku pada bulan Maret 2023.

Untuk tahun 2022, sesuai Surat Edaran No : B/11659/022022 dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Kelapa Gading tentang Besaran Manfaat Dan Batasan Upah Jaminan Pensiun 2022 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 8.754.600,- menjadi Rp. 9.077.600,- yang berlaku pada bulan Maret 2022.

Untuk tahun 2021, sesuai Surat Edaran No : B/2557/022021 dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Salemba tentang Besaran Manfaat Dan Batasan Upah Jaminan Pensiun 2021 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 8.939.700,- menjadi Rp. 8.754.600,- yang berlaku pada bulan Maret 2021.

Untuk tahun 2020, sesuai Surat Edaran No : B/5992/022020 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Menara Jamsostek tentang Besaran Manfaat Dan Batasan Upah Jaminan Pensiun 2020 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 8.512.400,- menjadi Rp. 8.939.700,- yang berlaku pada bulan Maret 2020.

Untuk tahun 2019, sesuai Surat Edaran No : B/1397/022019 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Menara Jamsostek tentang Besaran Manfaat Dan Batasan Upah Jaminan Pensiun 2019 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 8.094.000,- menjadi Rp. 8.512.400,- yang berlaku pada bulan Maret 2019.

Untuk tahun 2018, sesuai Surat Edaran No : B/609/022018 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Tangerang Cikokol tentang Besaran Manfaat Dan Batasan Upah Jaminan Pensiun 2018 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 7.703.500,- menjadi Rp. 8.094.000,- yang berlaku pada bulan Maret 2018.

Untuk tahun 2017, sesuai Surat Edaran No : SE/1/022017 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Tangerang Cikokol tentang Besaran Manfaat Dan Batasan Upah Jaminan Pensiun 2017 dengan batasan upah paling tinggi berubah dari Rp. 7.335.300,- menjadi Rp. 7.703.500,- yang berlaku pada bulan Maret 2017.

Dan untuk tahun 2016, sesuai Surat Edaran No : B/6981/022016 dari BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Menara Jamsostek tentang Kenaikan Batasan Upah dan Manfaat Jaminan Pensiun Tahun 2016 yang mulai berlaku pada bulan Maret 2016. Besar batas upah tertinggi sebelumnya sebesar Rp. 7.000.000,- berubah menjadi Rp. 7.335.300,-.

 

Berkaitan dengan perubahan tersebut, Bagaimana penyettingan di Krishand Payroll ?

 

 

 

Dengan formula tersebut maka :

 

Note :

  

 

 


Custom Fields

Article ID: 206
Created On: Fri, Feb 26, 2016 at 1:39 AM
Last Updated On: Tue, Mar 17, 2026 at 5:59 PM
Authored by: lia [lia@krishand.com]

Online URL: https://www.krishand.com/support/article/bagaimana-cara-penyettingan-terkait-perubahan-batas-upah-tertinggi-jaminan-pensiun-206.html