Home » Categories » Informasi instansi terkait » Jamsostek, BPJS, dll

Kenaikan Batas Upah dan Manfaat Jaminan Pensiun BPJS Tenaga Kerja

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 45 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun pada :

  • Pasal 18 ayat 3 yang berbunyi Besaran Manfaat Pensiun paling sedikit dan paling banyak sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (Rp. 300.000,-) dan ayat 2 (Rp. 3.600.000,-) disesuaikan setiap tahun berdasarkan tingkat inflasi umum tahun sebelumnya.
  • Pasal 29 ayat 3 yang berbunyi BPJS Ketenagakerjaan setiap tahun menyesuaikan besaran Upah tertinggi sebagaimana dimaksud pada ayat 2 (Rp. 7.000.000,-) dengan menggunakan faktor pengali sebesar 1 (satu) ditambah tingkat pertumbuhan tahunan produk domestik bruto tahun sebelumnya.

 

Berdasarkan peraturan di atas, setiap tahunnya untuk besaran manfaat pensiun dan besaran upah tertinggi akan berubah mengikuti tingkat inflasi umum tahun sebelumnya. Perubahan tersebut diinformasikan oleh RO masing – masing perusahaan dari BPJS Tenaga Kerja.

 

Untuk tahun 2016, berdasarkan Berita Resmi BPS No 01/01/TH.XIX tanggal 04 Januari 2016, Badan Pusat Statistic telah mengumumkan inflasi tahun 2015 sebesar 3.35% dan berdasarkan Berita Resmi BPS No 16/02/TH.XIX tanggal 05 Februari 2016 pertumbuhan Produk Domistik Bruto (PDB) Indonesia tahun 2015 sebesar 4.79%. Berkaitan dengan hal tersebut maka mulai bulan Maret 2016 :

  • Batas paling tinggi upah yang digunakan sebesar dasar perhitungan Iuran Jaminan Pensiun yang sebelumnya sebesar Rp. 7.000.000,- menjadi Rp. 7.335.300,-
  • Manfaat Pensiun yang sebelumnya paling sedikit Rp. 300.000,- menjadi 310.050,- dan
  • Manfaat Pensiun yang sebelumnya paling banyak Rp. 3.600.000,- menjadi 3.720.600,- 

 

Untuk tahun 2017, berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS No. 16/02/Th.XX tanggal 06 Februari 2017, Badan Pusat Statistic telah mengumumkan inflasi tahun 2016 sebesar 5.02%. Berkaitan dengan hal tersebut maka mulai bulan Maret 2017 :

  • Batas paling tinggi upah yang digunakan sebesar dasar perhitungan Iuran Jaminan Pensiun yang sebelumnya sebesar Rp. 7.335.300,- menjadi Rp. 7.703.500,-
  • Manfaat Pensiun yang sebelumnya paling sedikit Rp. 310.050,- menjadi 319.450,- dan
  • Manfaat Pensiun yang sebelumnya paling banyak Rp. 3.720.600,- menjadi 3.833.000,- 

 

Berikut Skema Perubahan tersebut :

 

 

Attachments Attachments
There are no attachments for this article.
Comments (4) Comments
Comment by reza on Tue, Sep 19th, 2017 at 3:29 AM
Utk batas gaji yang bisa dipotong utk BPJS tenaga kerja mohon info berapa ya ?..... Apakah bisa diisi misal 20 juta ?....Tks
Comment by KETUT DARMANA YASA on Thu, Oct 20th, 2016 at 3:41 AM
Saya berusia 39 thn, sekarang dari kantor saya kena pemotongan Jaminan Pensiun sebesar 1% dari upah, kena pemotongan Rp 70.000/ bulan, yg saya mau tanyakan kalau saya bekerja sampai umur 55 tahun, berapa manfaat yg bisa saya dapatkan nantinya, terima kasih
Comment by Ridwan on Sun, Oct 16th, 2016 at 6:54 PM
Saya belum mengerti batas upah tertinggi yang dimasksud dalam tabel. upah tersebut berlaku untuk upah grade berapa atau dalam level apa?SalamRidwan
Comment by nurhayati on Tue, Sep 27th, 2016 at 7:57 PM
Terima kasih, artikelnya sangat bermanfaat.
Related Articles RSS Feed
Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2016 Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan
Viewed 2193 times since Tue, May 3, 2016
Perubahan Batas Pembayaran Iuran BPJS Tenaga Kerja
Viewed 149 times since Sun, Oct 22, 2017
Perubahan Minimal Masa Kerja Untuk Perhitungan Tunjangan Hari Raya
Viewed 1113 times since Wed, May 25, 2016
Perubahan Tarif Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Tahun 2015
Viewed 1963 times since Fri, Oct 16, 2015